Viral Sampah Kiriman, Duta Pelajar Dan Duta Lingkungan Hidup Gowa Gelar Aksi Bersih Bersama Pemdes Panciro

Ikuti perkembangan terbaru dan informasi penting dari Desa Panciro

11 April 2025
10 bulan yang lalu
admin
Dibaca 42 Kali
Viral Sampah Kiriman, Duta Pelajar Dan Duta Lingkungan Hidup Gowa Gelar Aksi Bersih Bersama Pemdes Panciro

Gowa.metro-pendidikan.com. Dua bulan terakhir ini, para warganet termasuk masyarakat Desa Panciro disuguhkan berita atau informasi sampah kiriman yang viral dalam menghiasi berbagai media sosial dan media mainstream. Kondisi ini, dibuat kurang menguntungkan bagi Pemerintah Desa Panciro saat program Gowa Bersih gencar direalisasikan dalam 100 hari kerja Bupati Gowa Hj Siti Husniah Talenrang duet Wabup Gowa Darmawansyah Muin.

Meski begitu, Pj Kepala Desa Panciro Asram Suhendra, ST, M.Ap bersama perangkat, aparat dan warga Desa Panciro, tidak menyurutkan semangat aksi gotong royong dalam upaya membersihkan sampah kiriman di tiga titik, dua diantaranya berada pada saluran Irigasi Kalukuang, Daerah Irigasi Kampili di Dusun Mattirobaji dan satu titik lainnya di jalan masuk ke Lingkungan Tacciri Kelurahan Lembang Parang (Barombong).

Dua titik lokasi sampah kiriman sebelumnya berhasil diangkat (dibersihkan) secara bersama-sama dengan melibatkan tiga desa yakni Panciro, Bontosunggu dan Maradekaya bersama pihak UPTD Daerah Irigasi Kampili BBWS Pompengan Jeneberang dan Dinas Lingkungan Hidup Gowa sejak Selasa (11/4/2025) lalu.

Hanya berselang satu pekan, Pemdes Panciro bersama perangkat dan aparatnya serta anggota BPD Panciro kembali menggebuk sampah kiriman di jalan ke Tacciri, masuk wilayah Dusun Kampung Parang, Desa Panciro, berlangsung pada Ahad (20/4/2025).

Aksi bersih sampah kiriman di titik tersebut, dilakukan pada peringatan Hari Bumi bertepatan tanggal 20 April 2025. Pada momentum itu, Desa Panciro dijadikan acuan edukasi oleh Duta Pelajar dam Duta Lingkungan Hidup Gowa dengan sasaran melakukan aksi bersih-bersih sampah kiriman di titik tersebut, berlokasi di Desa Panciro, Kecamatan Bajeng.

Asram Suhendra mengaku, menyambut positif dan sekaligus menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran Duta Pelajar Gowa dan Duta Lingkungan Hidup Gowa, hadir bersama Pemerintah Desa saling berkolaborasi dalam memberikan edukasi dan kesadaran kepada masyarakat bahwa betapa penting menjaga kebersihan lingkungan termasuk tidak membuang sampah di sembarang tempat.

“Kini Panciro terkenal dengan sampah kiriman. Sampah kiriman yang dibuang oleh warga luar, kemudian masuk atau dibuang di wilayah Desa Panciro. Prilaku buruk seperti ini tidak mencerminkan sebagai insan yang beriman dimana merawat dan menjaga kebersihan itu bagian dari iman,” tukas Asram yang menyampaikan kata sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Ecoaction Gowa (Gerakan Pelajar Peduli Lingkungan) berlangsung di halaman Kantor/Penjualan Honda Motor Gowata Sakti Panciro, Minggu (20/4/2025).

Pada acara pembukaan kegiatan ini, hadir antara lain Camat Bajeng Abd Radjab, S.Pd, M.Pd diwakili Pj Kades Panciro, Bhabinkamtibmas Panciro Aiptu Syamsuddin, Sekdes Panciro Abd Rahman Rani, S.Sos, sejumlah anggota BPD, Kasi Pemerintahan Fhadly, S.Sos dan Kadus Kampung Parang Nasir Ewa.

Sekedar diketahui, aksi Gerakan Pelajar Peduli Lingkungan ini adalah sebuah kolaborasi dan kerjasama Pemerintah Kabupaten Gowa dengan melibatkan sembilan satuan pendidikan (sekolah) yakni 5 SMA/SMK dan 4 SMP se- Kabupaten Gowa, berjumlah 30 pelajar serta dihadiri 4 orang yang merupakan duta dari Dinas Lingkungan Hidup Gowa.

Dyandra Nagita Kayla Syaputri, Ketua Panitia Ecoaction Gowa ini mengatakan, gerakan peduli lingkungan yang diinisiasi oleh para duta pelajar dan bekerja sama pihak Pemda Gowa melibatkan sembilan sekolah, enam diantaranya SMA/SMK dan tiga SMP.

Sekolah tersebut adalah SMPN 1 Sungguminasa, SMPN 3 Sungguminasa, SMPN 2 Barombong, SMPN 3 Pallangga, SMAN 8 Gowa, SMKN 1 Gowa, SMAN 1 Gowa, SMAN 20 Gowa dan SMAN 22 Gowa.

“Kegiatan.Ecoaction adalah yang pertama kami lakukan dengan memilih Desa Panciro sebagai sasaran aksi bersih sampah. Apalagi, dilakukan dalam memperingati Hari Bumi bertepatan tanggal 20.April 2025 yang tujuannya untuk mencintai alam atau bumi serta merawat lingkungan agar selalu bersih dari kotoran sampah,” jelas Dyandra.

Penjelasan serupa juga diungkapkan Pembina Duta Pelajar Kabupaten Gowa, Muh Fauzi, S.Kom. Hanya saja, dia menegaskan, gerakan peduli lingkungan pihaknya adalah bagian dari aksi edukasi yang bertujuan memberi kesadaran kepada masyarakat betapa penting menjaga lingkungan hidup yang sehat dan bersih.

Muh Fauzi juga mengatakan, dalam rangkaian aksi bersih sampah kiriman di Desa Panciro, pada pelajar melakukan pemilahan sampah kering dan sampah berupa rumput. “Para duta pelajar dibagi beberapa kelompok. Mereka masukkan sampah tersebut ke dalam plastik lalu ditimbang sesuai jenis sampah kering dan sampah rumput yang dikumpulkan. Setelah itu, dinilai siapa kelompok yang paling banyak kumpulkan sampah tersebut dengan memberi penghargaan kepada pemenang aksi gerakan peduli lingkungan kali ini, “ujat Muh Fauzi.

Di samping itu, lanjutnya, aksi gerakan peduli lingkungan ini diharapkan agar bumi ini dicintai, tidak boleh dirusak melalui tangan-tangan jahil manusia. “Setelah kegiatan ini, duta pelajar Gowa akan melanjutkan aksi lain dalam penanaman pohon, kini masih dikoordinasikan ke pihak terkait,” tambah Muh Fauzi kepada media ini.

Sebagai wujud kecintaan dan peduli lingkungan, juga berlangsung pada hari sama yakni pembersihan selokan di Dusun Bontoramba dan pembersihan saluran irigasi (pengairan) di Dusun Bontoramba Selatan, Desa Panciro. **

Laporan : Darwis Jamal

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar